Rapat Koordinasi Operasional dan Persiapan Madrasah: Pembahasan Fasilitas, Perhatian Murid, Agenda Akademik & Kegiatan Mendatang

1. Pembukaan Rapat

  • Rapat dibuka dengan salam dan menyebutkan beberapa hal rutin yang akan dibahas.
  • Disebutkan bahwa Ustaz Yudi izin karena ada urusan di Gunung Kidul.

2. Kondisi dan Pemanfaatan Lapangan

  • Lapangan di sebelah sudah mulai dikerjakan, yaitu cabut rumput dan perataan.
  • Keinginan Pak Yoyok adalah lapangan diratakan secara manual agar anak-anak bisa segera memakainya.
  • Ada permasalahan saluran air (kalen) yang bocor di pojok lapangan, menyebabkan air masuk meskipun tidak hujan.
  • Kondisi ini akan lebih parah saat hujan, sehingga penyelesaiannya harus diurug.
  • Lokasi lapangan ini lebih rendah dibandingkan jalan dan saluran air (kalen), seperti layaknya sawah yang lebih rendah dari kalen untuk pengairan.
  • Tetap menjalankan keinginan Pak Yoyok dulu, yaitu memakai lapangan apa adanya, dan jika ada masalah saat hujan, didokumentasikan dalam video dan dilaporkan.
  • Lapangan sebelah diinginkan berfungsi sebagai arena memanah dan tempat lari-lari/bermain.
  • Diharapkan di tahun depan sudah ada program memanah ketika arena sudah tersedia.

3. Perhatian Khusus kepada Murid Tertentu

  • Berdasarkan rapat pendidik, ada beberapa anak yang perlu dirangkul dan diajak ngobrol oleh semua pihak yang bekerja di sana.
  • Mereka perlu disapa, ditanyai kondisinya, dan diperhatikan sesekali.
  • Ini penting agar mereka bisa berlatih mengungkapkan isi pikirannya atau karena mereka membutuhkan tempat untuk didengar.
  • Anak-anak yang memerlukan perhatian lebih secara intens disebutkan namanya: Amru (diam banget, emosinya tidak kelihatan), Rafassya (terlalu banyak omong tapi butuh tempat membuang, butuh didengar), Aisyah (diam), Ayesa (diam), Sarah (diam), dan Amru (diam). Yusuf, Rasyid, dan Furqon juga disebutkan dalam konteks persiapan tasmik. Aisyah disebut dalam konteks kelas gabungan.
  • Anak-anak ini butuh diperhatikan.
  • Perhatian lebih ini diperlukan karena mereka tidak seperti anak lain yang sudah bisa mengungkapkan emosi, izin, atau menyampaikan sesuatu dengan lancar.
  • Mereka butuh “ditutuk” (dipancing) agar “berbunyi”, tidak seperti yang lain yang bisa “berbunyi” sendiri.
  • Perhatian ini perlu diberikan oleh semua yang ada di madrasah, tidak hanya guru tapi juga tenaga kependidikan.
  • Namun, jangan ditanya saat mereka sedang makan.

4. Persiapan dan Kegiatan Mendatang

  • Kegiatan terdekat yang direncanakan antara lain:
    • Tunas Entrepreneurship Day: Masih mencari tanggal yang tepat di bulan Mei.
    • Manasik Haji: Tinggal eksekusi rencana yang sudah ada.
    • Tasmik Ustazah Halimah: Guru-guru Al-Qur’an perlu menyiapkan anak-anak.
    • Acara penutupan tahun: Rencananya nanti saja, fokus tasmik dulu.
    • Tasmik tidak digabung dengan acara akhir tahun, melainkan tasmik individu/sekali duduk, sementara yang dipampang (hasilnya) bisa jadi satu dengan acara penutupan (seremoni). Persiapan untuk selebrasi bisa dibuat satu kelas khusus. Jika ada anak yang setoran hafalannya agak sulit, batas setorannya bisa diperpanjang 2 minggu.
    • Acara penutupan rencananya akan agak besar dan memerlukan biaya.
    • Kunjungan: Ada rencana mengundang kepala wilayah dan MUI. Tujuannya agar mereka tahu tempat (sekolah/madrasah). Acara tidak lama. Anggaran mulai dirancang, bisa pakai anggaran kemarin yang besar ditambah budget barang. Perlu disiapkan tendo panggung dan kursi. Acara di tempat sendiri akan lebih baik.

5. Persiapan Akademik (Silabus, Modul, Soal, Raport)

  • Pendidik perlu menyiapkan beberapa hal:
    • Ujian.
    • Rapotan.
    • Modul untuk tahun berikutnya.
    • Silabus (untuk 1 tahun).
    • Soal ujian.
  • Prioritas pengerjaan persiapan akademik:
    1. Silabus: Selesaikan silabus dulu untuk semua mata pelajaran per kelas (sampai kelas 5), dikumpulkan.
    2. Revisi/Tambahan Materi: Cek kembali materi kelas 1, apakah ada revisi/tambahan (soal, ilustrasi, materi). Jika silabus berubah, materi juga akan berubah.
    3. Modul: Selesaikan modul. Sistemnya “main modul”, selesaikan modul 1 per kelas, kirim ke Pak Sandi, baru garap modul berikutnya. Penyelesaian modul per modul per kelas ini agar jika ada keterlambatan, masih bisa menyusul.
    4. Soal: Garap soal setelah modul selesai dikirim ke Pak Sandi.
  • Hal lain terkait persiapan: PDB (Penerimaan Siswa Baru) atau ukur seragam, belanja kain. Perlu setting/merapikan kelas.

6. Jadwal Libur dan Kerja Pendidik

  • Libur semester 2 untuk anak-anak adalah dua pekan.
  • Untuk pendidik, liburnya sepekan, sepekan berikutnya masuk full untuk menyiapkan ajaran baru.
  • Santri libur tanggal 23 Juni. Raport dibagikan tanggal 21 Juni.
  • Pendidik masuk (setelah libur sepekan) tanggal 30 Juni.
  • Santri masuk kembali tanggal 7 Juli.

7. Distribusi Hasil Ujian/Raport

  • Hasil ujian yang sekarang (modul 1) belum dibagikan.
  • Cara pembagian: Dokumentasikan (foto pakai cam scanner), simpan PDF, kumpulkan per anak, lalu dibagikan di kelas.
  • Tidak ada acara terima raport resmi.
  • Yang dibagikan kemungkinan hanya daftar nilai per mata pelajaran (seperti raport tapi satu lembar), ada tanda tangan dan cap.
  • PDF hasil nilai akan dikirim ke orang tua.
  • Lembaran fisiknya dibagikan ke anak-anak untuk diberikan ke orang tua, jadi orang tua tidak perlu datang mengambil ke sini.

Leave a Comment